Negara Yatim Piatu
Kalau tubuh makhluk yang namanya manusia ini adalah sebuah Negara, maka kita semua ini adalah bagian terkecilnya. Sebelum akhirnya berkoloni secara fungsional maupun secara teritorial menjadi bagian dari Keluarga, Rukun tangga, Rukun warga, Desa/Kelurahan, Kecamatan, Kabupaten/kota madya, provinsi reguler dan daerah istimewa yang bersifat otonom lebih luas.Kita adalah sebuah Sel lengkap dengan cetak birunya yang disebut DNA. beehappy Kemudian, apakah kita punya kuasa terhadap cetak biru DNA tubuh kita? Jawabannya tentu saja tidak. Kalaulah iya, pastilah sangat terbatas dan kalau tidak didasari keluhuran budi, yang sebenarnya terjadi adalah perusakan dan akan mengganggu keseimbangan alam. Lalu apa yang seharusnya dilakukan para ahli Biokimia molekuler (baca, para produsen regulasi dan penjaga regulasi Negara kita)? Mereka mestinya hanya mengidentifikasi rantai DNA yang “cacat” dari sebuah sel untuk dilakukan rekayasa genetika diganti dengan yang baik, bukannya salah arah dan kebab...